Membentuk Remaja Muslim Berkualitas.
Oleh : M. Muflikhun Email: muflikh_pfn@telkom.net Remaja berilmu ganda Ilmu
merupakan salah satu hal yang harus diketahui dan dimiliki oleh seorang
manusia. Ilmu terbagi dalam dua pengertian, yang pertama ilmu menurut
islam yakni mengenal Allah dan mengenal agama islam berdasarkan
dalil-dalil yang ada dalam Al-Quran maupun petunjuk yang ada dalam
Al-Hadist. Ilmu ini sering disebut dengan ilmu Syar’i. Yang kedua
adalah ilmu umum atau yang biasa disebut dengan ilmu dunia. Kedua ilmu
tersebut sangat dibutuhkan terutama oleh para remaja yang memasuki
dunia barunya. Remaja merupakan generasi dari remaja masa lampau yang
kini menjadi orang tua. Atau dengan kata lain ilmu dunia tidak bisa
berjalan sendiri tanpa diiringi ilmu akhirat, karena keduanya saling
mengikat dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ilmu
syar’i yang mempelajari bagaimana seorang muslim mengenal Allah, yang
menyangkut bahwa Allah-lah yang menciptakan kita dan yang memberi rizki
kepada kita. Allah SWT tidak akan membiarkan kita begitu
saja dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada kita seorang rosul, maka
barang siapa mentaati rosul pasti akan masuk surga dan barang siapa
menyalahinya pasti akan masuk neraka. Yang kedua bahwa dalam ibadah
yang ditujukan kepada Allah kemudian mempersekutukannya maka ibadah
tersebut tidak diterima. Bahkan dosa besar bagi setiap muslim yang
menyekutukan Allah dengan apapun juga. Itulah kenapa kita semua harus
mempelajari ilmu yang sangat penting ini. Disamping
ilmu syar’i yang baru saja kita bahas, kita juga di anjurkan untuk
belajar ilmu dunia. Dimana nabi Muhammad SAW yang diberi jabatan oleh
Allah sebagai Rosulpun tetap belajar mengenai ilmu dunia. Sehingga nabi
Muhammad yang merupakan Rakhmatan lil alamin benar-benar kita contoh
teladannya. Ilmu dunia sangat besar cakupannya, sebagai ilmu kedua
setelah ilmu akhirat, ilmu dunia juga memiliki peranan penting dalam
kemajuan manusia. Ilmu ini merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itulah sekarang ini dimana-mana banyak didirikan
sekolah-sekolah maupun kampus-kampus yang menampung ribuan remaja.
Semua itu didasari keinginan untuk menjadi seorang yang berkualitas
baik dihadapan Allah SWT maupun dihadapan manusia. Seiring
dengan perkembangannya, para remaja masa kini semakin terlena oleh ilmu
dunia dan mengindahkan ilmu akhirat. Mereka berlomba-lomba belajar
dengan harapan nilainya bagus kemudian lulus dan memperoleh pekerjaan
yang layak. Sehingga sekarang ini sering kita jumpai para remaja yang
cerdas namun tak berakhlak. Sehingga harapan untuk memperoleh remaja
yang berkualitas semakin sulit. Gambaran remaja saat ini yang mulai
jauh dari harapan menjadikan semangat untuk mendapatkan kembali
kejayaan islam kian meredup. Banyak remaja yag sudah tidak bisa membaca
Al-Quran, padahal salah satu dasar dari kemajuan agama adalah
meningkatnya minat umat terhadap kitab sucinya. Sebagai
seorang muslim, apapun yang mereka kerjakan hendaknya selalu dibawah
payung agama. Dalam islam, menuntut ilmu memperoleh kedudukan mulia.
Bahkan islam mewajibkan seseorang untuk menjadi muslim yang cerdas.
Karena kemajuan islam terletak pada remaja-renaja muslim yang mampu
bersaing dengan remaja manapun. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan
para remaja untuk menjadi penerus kedepan, yang diharapkan adalah
seorang remaja yang cerdas dalam berbagai hal. Cerdas dalam kehidupan
dunia dan cerdas dalam beragamanya. Menjadi
seorang remaja muslim yang berkualitas hendaknya dimulai saat ini juga.
Disamping belajar ilmu umum, juga belajar meningkatkan kekuatan
sepiritualnya. Sehingga akan terbentuk seorang remaja dalam lingkungan
masyarakat yang bisa membantu orang lain dengan ilmunya. Ilmu yang dia
miliki kemudian disampaikan kepada orang lain, tentunya akan menjadi
pahala tersendiri bagi orang yang berilmu. Sehingga Allah SWT
menjanjikan beberapa derajat orang yang berilmu pengetahuan dari pada
orang bodoh. Sebagai contoh, seorang yang pandai dalam ilmu pendidikan
seperti ilmu matematika, oleh Allah akan meninggikan derajat dia
sebagai seorang guru yang disegani dan dihormati dilingkungannya.
Sebagaimana firman Allah
[58:11]
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu:
"Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah
akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah
kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang
beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (AL MUJAADILAH (WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN) ayat 11) Gambaran
tersebut hendaknya menjadi contoh kepada kita semua, bahwa ilmu
merupakan sesuatu yang harus kita cari dan kita perjuangkan. Zaman
yang semakin maju, diiringi dengan kebebasan yang tidak terkendali.
Mengakibatkan berubahnya tatanan masyarakat yang drastis, dan begitu
memperihatinkan. Semua itu dikarenakan banyaknya remaja yang belajar
ilmu dunia tanpa diikuti aturan yang mengikat yakni aturan agama. Tanpa
adanya aturan itu, menjadikan semua yang ada menjadi halal. Sehingga
sudah sangat sedikit remaja yang cerdas namun berakhlak. Oleh karena
itulah perlu adanya perhatian khusus dari semua pihak terutama orang
tua. Namun semua itu kembali kepada diri kita masing-masing, apakah
kita akan seperti ini terus tanpa ada kemajuan. Sebab kemajuan terletak
kepada generasi penerusnya. Hal
itu menjadi nampak jelas bahwa untuk menjadi seorang remaja muslim
berkualitas harus memenuhi kriteria ini, yakni cerdas dalam ilmu
pengetahuan dunia, dan cerdas dalam ilmu pengetahuan akhirat, disamping
kriteria yang lain. Marilah menjadi remaja berkualitas yang mampu menjawab setiap tantangan yang ada. |